Keterampilan Penting agar tidak jadi Sarjana Tidak Siap Kerja | Informasi dan Gosip Hiburan
Skip to content


Kenapa Lulusan Sekolah sekarang tidak siap Kerja?

temankampus.com, informasi dan cerita teman kampus tentang kenapa saat ini lulusan sekolah dan sarjana TIDAK SIAP Kerja? Makin banyaknya lulusan sekolah, sarjana, insinyur yang mengganggur serta dampak persoalan ekonomi global dan regional membuat persoalan penggangguran semakin meluas. Banyak yang menilai pengangguran disebabkan oleh sistem pertenagakerjaan yang kurang beres. Coba kita lihat ketika ada event bursa kerja, atau lowongan pegawai negeri sipil, liatlah antrian para pencari kerja tersebut…wah panjang seperti kereta api kan?

lulusan sarjana jadi pengangguran?

Menganggur setelah lulus? No way !

Survey terbaru tentang tidak siap-nya lulusan sekolah dan sarjana ini didapatkan dari Inggris, meskipun begitu sepertinya tidak jauh dengan kondisi di negeri kita, Indonesia tercinta ini. Survei atas beberapa perusahaan besar di Inggris menemukan, tiga dari empat bos perusahaan meyakini, lulusan sekolah dan universitas di Inggris miskin kemampuan dasar. Beberapa perusahaan yang disurvei adalah HSBC, Santander, KPMG, dan P&G.

Para peneliti dari survey ini menemukan, ribuan kaum muda mengikuti wawancara kerja tanpa memiliki “keterampilan kerja penting” yang dibutuhkan oleh perusahaan. Keterampilan kerja yang dimaksud adalah memahami bahasa Inggris yang sesuai, kedisiplinan, seperti tepat waktu dan memiliki sikap tidak mampu dalam melakukan sesuatu. Kalaupun diterima kerja, sarjana-sarjana ini akan menempati posisi yang tidak sesuai dengan gaji kecil untuk ukuran sarjana.

Beberapa perusahaan terkemuka juga mencatat tentang lulusan sarjana yang TIDAK SIAP KERJA ini, calon pekerja tidak memiliki kesadaran komersial, kemampuan menulis dan berbicara bahasa Inggris dalam level tinggi, keterampilan teknis, serta kemampuan interpersonal yang baik.

Jadi, kesimpulannya, untuk para calon insinyur, calon sarjana, mahasiswa dan semua teman kampus, seharunya kita benar-benar lulus tidak saja dengan IPK yang tinggi, tetapi bekalilah diri kita dengan berbagai keterampilan, bahasa asing terutama. Selain itu tidak salah juga jika kita juga melengkapi diri dengan keterampilan berbisnis, berorganisasi dan kepemimpinan…mudah-mudahan teman kampus tidak menjadi Sarjana Tidak Siap Kerja…sekali lagi selamat berjuang!


Incoming search terms:

mengapa lulusan s2 menganggur,

Komentar via Facebook :

Related posts:

  1. Tips untuk Sarjana Mencari Kerja
  2. Gaji Lulusan S1 Amerika Menurun
  3. Wisuda Ketiga ITB 2010/2011: Lahirkan 1541 Lulusan Baru yang Siap Berkontribusi untuk Bangsa
  4. Rektor ITB: Lulusan ITB Harus Pegang Prinsip Kerja 5As
  5. Sukses Interview Lamaran Kerja

Posted in Calon Insinyur.

Tagged with , , , , , , , .


2 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Sri Wahyuni says

    kira2 lebih enak yg mana ya mencari lowongan kerja yg gak lowong2….apa menciptakan lapangan kerja? minimal utk diri sendiri….
    soalnya sdh terlalu byk calon pekerja…lapangan kerjanya yg g ada….
    yg dibutuhkan 1org, yg ngelamar 10.000 org…..

    • teman kampus says

      @Jeng Sri, tiap orang memiliki prinsip sendiri2..lebih baik menciptakan lapangan kerja sendiri..belajar dari usaha mandiri, kemudian mengajak rekan sebagai partner dan akhirnya menggaji karyawan…memang susah karena kita dididik untuk lulus dan berkarir..tp kapan lagi kalo tidak dari sekarang…:) thanks for komennya..



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.